You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Cibodas

Kec. Solokanjeruk, Kab. Bandung, Prov. Jawa Barat

Ekowisata Bilung Desa Cibodas


Ekowisata Bilung Desa Cibodas

Ekowisata Bilung Desa Cibodas

Pengembangan Desa Wisata atau Ekowisata merupakan salah satu pengembangan wisata yang dapat memperkenalkan potensi-potensi bagi suatu desa. Dalam hal ini pengembangan desa harus mengetahui secara detail terkait karakteristik, kelebihan dan kelemahan desa tersebut, sehingga pengembangan desa wisata dapat sesuai dengan daya tarik yang akan dijual. Dalam hal ini, penduduk lokal dapat ikut serta dalam pengembangan desa wisata, sehingga dapat dijadikan subjek dalam pengembangan desa. Sesuai dengan program pemerintah pusat salah satunya membuat program desa wisata, maka dari itu pemerintah desa Cibodas membuat Desa Wisata atau Ekowisata  dan memberdayakan teman-teman Karang Taruna membuat  kelompok usaha bersama (KUBE) , sebagai penunjang lokasi wisata tersebut. Desa Wisata Bilung di bangun 19 Januari dan akan launching pada tanggal 13 maret, tetapi Desa Wisata Cibodas tersebut sudah mulai berjalan sejak tanggal 13 Februari. 

Ekowisata Cibodas dibangun di daerah Bilung dekat bantaran sungai Citarik. Luas wilayah Desa Wisata ini kurang lebih sekitar 2 Hektar. Saat ini aktor yang terlibat dalam pembangunan Desa Wisata tersebut diantaranya Pemerintah Desa, Bumdes,Karang Taruna , komunitas serta beberapa masyarakat sekitar. Desa Wisata tersebut kedepannya akan melibatkan berbagai elemen masyarakat secara luas guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Saat ini yang sudah terealisasikan di Desa Wisata tersebut  adalah  Taman Bunga ,Rumah Pohon Warung Bilung(WABIL) dan kelas tari jaipongan  . Di warung bilung tersebut menyediakan berbagai makanan dan minuman seperti Bakso, Ayam Bakar,Batagor,Kue Balok, Soerabi serta minuman segar seperti Bunga Telang,Rashberry Squash,Coffe  dan lain sebagainya, makanan dan minuman di bandrol dengan harga sekitar Rp.3000-16.000. Ada juga tempat untuk selfie-selfie di area taman dan area persawahan, untuk keluarga yang membawa anak, juga dapat mengajak anaknya bermain di rumah pohon yang rindang,rumah pohon tersebut berada di lingkungan ekowisata, anak-anak dapat memanjat dan bermain dirumah pohon tersebut. Di dalam rumah pohon tersebut terdapat tempat untuk duduk serta ayunan hammock didalamnya, rumah pohon tersebut  sampai saat ini masih terus di kembangkan demi kenyamanan dan keamanan lebih bagi pengunjung yang bermain disana. Pengunjung belum dikenakan tarif untuk bermain di rumah pohon tersebut.  Di area Ekowisata juga akan dibuka kelas tari jaipongan untuk anak-anak yang ingin  belajar tari jaipongan  durasi latihan 2 kali dalam seminggu, dengan tarif 5000/ 1 sekali pertemuan.  Rencana kedepannya di Desa Wisata tersebut akan di buat pos pusat informasi untuk mengamati bantaran sungai citarik  , akan di buat juga jembatan penghubung di sungai citarik tersebut , akan di buat balai besar untuk ruang berkumpul , both selfie-selfie untuk para pengunjung yang hoby selfie, gazebo untuk tempat makan dan istirahat pengunjung, serta track jalan pengunjung.

Karena Desa Wisata tersebut berlokasi di bantaran sungai citarik, maka sangat cocok untuk berkumpul bersama teman-teman maupun keluarga  di Desa Wisata tersebut, Tempatnya sangat nyaman , kita dapat menikmati keindahan alam mulai dari melihat hamparan sawah,taman bunga warna-warni dan bantaran aliran sungai citarik, selain  itu kita juga dapat berolahraga bersepeda ataupun jogging di area Desa Wisata tersebut. Terdapat juga oleh-oleh yang bisa di bawa pulang di antaranya Keripik Bayam,Sale Pisang, macaroni serta adapula bibit tanaman seperti bunga telang.

Ditulis Oleh : Gyana Maulisya Fani (Patriot Desa)

Bagikan artikel ini:
Komentar